Sabtu, 31 Desember 2016

Maafkan Aku Rani




Namaku Rina, dulu aku memiliki seorang saudari kembar yang bernama rani, tetapi itu dulu kini rani sudah tiada. Ia meninggal karena kesalahanku, kesalahan yang tidak pernah kulupakan sampai saat ini. Kesalahan yang membuat aku seperti ini. Setelah saudari kembarku meninggal, aku mengalami stress berat saat aku masih kecil. Saat itu aku masih duduk dibangku sekolah dasar. Ini memang kesalahanku, jika saja aku tidak bercanda dengan pisau, rani mungkin tidak akan tewas tertusuk pisau yang kupegang saat itu. Saat itu aku bingung dengan apa yang telah kuperbuat kepada saudariku. Saat itu mataku kosong dan rasa mual ketika melihat darah mengucur dari balik baju saudariku menyelimuti diriku. Aku berteriak sekencang-kencangnya dan aku pun tak sadarkan diri.
“RIn …., bangun rin, kamu gak apa kan?” panggil mama. Aku terbangun dan langsung menangis dipelukan mama. “sudah rin tenang, kamu jangan nangis terus, kasihan rani kalau kamu nangis terus, nanti dia tidak tenang disana” hibur mama. Aku pun berhenti menangis dan menatap wajah mama, tampak mata mama yang memerah dan kelopak mata mama yang menghitam. “maaf ma, rina ga sengaja” teriak aku. “sudah lupakan saja, Rani sudah tiada, mama tidak mau kehilangan kamu rina, jangan dipikirkan lagi ya nak” jawab mama.
Sepuluh  tahun berlalu, saat ini aku berumur dua puluh tahun, dan aku sekarang duduk dibangku kuliah. Aku kuliah di universitas ternama di bandung. Tetapi kini bayangan kematian Rani masih terbayang dikepalaku. Sampai suatu hari Rani menghantuiku. “Hey Rina sayang, kamu kok enak ya, masih bias hidup, tau cinta, persahabatan, tidak seperti aku, kenapa dulu kamu bunuh aku rin” berkata Rani. “Ran maafkan aku, tolong maafkan aku, aku menyesal, waktu itu aku tidak sengaja, sungguh..”jawab aku. “lalu, mana mungkin aku bisa memaafkan kamu begitu saja Rin, kamu udah merenggut kebahagian aku, kehidupanku, aku kesepian disini” hardik Rani.
Berkali-kali Rani menggentayangiku, aku terus pendam sendiri, hingga kucoba untuk mengacuhkannya, tetapi tidak bisa. Hingga suatu hari aku kehilangan kewarasanku, akibat ulah Rani. Tetapi tidak ada yang tahu, termasuk ibuku. Hingga suatu hari aku memiliki teman bernama Maya. Dia sahabatku, dia mengerti aku, dan mengerti apa yang aku derita saat ini. Tapi Rani tidak senang dengan kebahagiaanku. Suatu hari Rani berbisik kepadaku. “Jika kamu mau aku maafkan, turuti keinginanku” berkata Rani. “Apa maumu ran?” Tanya aku. “aku ingin sahabatmu Rin, hahaha” Jawab Rani senang. “Apa maksudmu ran?” Tanya aku bingung. “Bunuh sahabatmu itu, hahaha, dan turuti semua keinginanku”jawab Rani. Aku pun terkejut hingga aku bingung apa aku harus membunuh sahabatku sendiri atau tidak.
Keesokan harinya aku berkunjung kerumah Maya. Maya memang terlalu baik, mungkin jika orang lain mengetahui apa yang kurasakan saat ini mereka mungkin akan menjauhiku. “Rin, kamu yang buat materi yang ini, biar aku yang buat materi yang satu lagi, ok” berkata Maya. Sekitar tiga jam aku dirumah Maya, hingga waktu jam makan siang, aku pergi ke dapur untuk memasak sesuatu untuk Maya. Dan tiba-tiba Rani muncul, “lihat sahabatmu punya pisau yang sama seperti pisau yang kamu pakai untuk membunuhku, sekarang tusuk jantung sahabatmu seperti yang kamu lakukan kepadaku” perintah Rani. Aku pun terdiam, lalu tiba-tiba tanpa sadar aku mengambil pisau dapur dan memanggil Maya, “May sini, aku tidak tahu cara menyalakan kompor rumah kamu” panggil aku. “Roger’ jawab Maya. Ketika Maya sampai ke pintu dapur langsung saja aku menikamnya dengan pisau ditanganku. Sontak Maya bingung dan berkata, “Kenapa Rin? Kenapa kamu melakukan ini kepadaku?”. “Maafin aku May, aku tidak ada dendam sama kamu, tapi ini aku lakukan untuk saudariku” jawab aku. Setelah Maya sudah tidak bernyawa aku pun langsung pergi meninggalkan rumah maya dan membawa pisau yang aku pakai untuk membunuh Maya.
Rani tertawa puas melihat aku membunuh Maya, kejadian itu pun terus berulang ketika aku memiliki seseorang yang akrab denganku, sampai aku memiliki kekasih yang juga kubunuh demi keinginan Rani. Jasad mereka aku sembunyikan di rumah Maya. Sampai suatu hari ada laporan orang hilang berjumlah delapan orang. Salah satunya adalah Maya, Andri yang merupakan mantan kekasihku yang dulu sangat menyanyangiku, Alena sahabatku yang kedua setelah Maya, Fani saudari sepupuku, Ramon mantan kekasihku yang selalu menyemangatiku saat aku sedih, Ana sahabatku yang ketiga, Natasya temanku dan Rani saat sekolah dasar dulu, dan Intan sahabatku yang ketiga. Mereka menghilang secara misterius, aku selalu mencari mereka.
Suatu hari aku mendapat telepon dari polisi dan mereka mengatakan bahwa ada yang pernah melihatku membawa kantong besar kerumah Maya. Sontak aku bingung. Rani yang selalu di sampingku melayang-layang tertawa, dan membuat aku betambah bingung. Sesampai dirumah Rani sontak berteriak kepadaku, “hey bodoh, apa kamu lupa semua yang terjadi kepada semua orang dekatmu, huh?” hardik Rani. “Apa maksudmu Ran? Aku tidak mengerti sama sekali” jawab aku. “kamu yang telah membunuh mereka semua, apa kamu lupa” hardik Rani. Sontak aku pun tiba-tiba mengingat semuanya, semua yang telah kulakukan terhadap sahabat dan kekasihku. Aku menyesal dan aku langsung berlari ke dapur. Langsung kutarik pisau di tempatnya, lalu aku bunuh diri. “Rin, udah pulang belum? Sepertinya belum ya” berkata Mama sambil berjalan ke dapur dan sontak terkejut melihat jasad ku berlumur darah persis seperti jasad Rani dulu. Mama pun berteriak,” RRIIIINNNAAA……”, Mama pun pingsan. Arwah Rani yang menyaksikan semuanya pun puas dan berkata, “Rin sekarang kamu aku maafkan”.

Minggu, 06 September 2015

For My Heart

Matamu
Yang berwarna coklat
Indah ketika menatapku
Oh.. Duhai bidadariku

Suaramu
Yang lembut
Menyejukkan hatiku
Duhai bidadari

Disisimu
Aku tenang
Aku nyaman
Duhai wanitaku

Dirimulah
Pencerah jiwaku
Pencerah hatiku
Duhai belahan jiwaku


For My Heart ....

Puisi: Hari Sunyi

Wahai engkau hari sunyi
Hari yang mengurungku dirumah
Dan hanya bisa berdiam diri

Wahai engkau hari sunyi
Percepatlah waktumu
Secepat mungkin

Wahai engkau hari sunyi
Jangan kau perlambat
Laju waktumu

Wahai engkau hari sunyi
Mengapa kau tak
Mempercepat waktumu

Wahai engkau hari sunyi
Aku berharap hilangkanlah
Semua kebahagian manusia-manusia
Brengsek yang menciptakan kesunyian untukku

Wahai engkau hari sunyi
Ramaikanlah harimu
Dengan hujan yang deras
Agar aku bisa tertidur
Dan bangun segar esok pagi

Minggu, 02 November 2014

Hening Gunung Emas

Sunyi hening dan tenang
Di kelilingi ladang teh yang rimbun
Ladang segala jenis teh

Memberi ketenangan jiwa
Memberi ketenangan hati
Menghapus gundah

Menghapus masalah
Menenangkan hati
Menyejukkan jiwa

Menghapus segala negatif
Membangkitkan hal positif
Yang telah lama hilang

Hening
Bunyi air mengalir di kolam ini
Memberi ketenangan

Sejuk
Di kelilingi pepohonan
Mengobati segala hal



Rabu, 24 September 2014

Hitam

   Banyak bualan yang mengatakan dunia memiliki keseimbangan. Menurutku, hal itu tidak akan pernah terjadi dimasa yang akan datang. Semisal, antara Yin dan Yang, Hitam dan Putih, Kegelapan dan Cahaya, Jahat dan Baik. Mungkin begitulah letak penyeimbang, tetapi semua itu bisa dihancurkan dengan mudah dalam satu hari. Jujur saja, aku sudah muak dengan dunia masa sekarang. Aku lebih senang dunia di masa lampau, disaat dulu pernah menstabilkan yang ada didunia.
    Kini, mungkin sebab terlahir nya diriku kembali ke muka bumi adalah menghancurkan semua keseimbangan dan mengubahnya hanya salah satu warna. Warna apakah yang sekiranya kupilih? Jelas aku tidak akan memilih warna terang menyilaukan, yang akan kupilih adalah warna kegelapan yang kuat. Dan akupun tidak akan mempedulikan siapa-siapa Di dunia ini.
    Dengan menjadi gelap, mungkin akan sangat menyenangkan. Dan akan kuhapus dari dunia ini, cinta dan kasih sayang. Dan ku warnai dengan warna merah terang diseluruh pelosok dunia. Dan untuk menghapus cinta, dibutuhkan pengorbanan yang sangat besar yaitu membunuh orang yang sangat kita cinta dan sayang. Untuk memperkuat warna kegelapan, akan ku tambah dengan menghapus keberadaan orang terdekatku. Dan mungkin saja, aku bisa menjadi monster tak berperasaan yang berwujud manusia. Mungkin saja dengan hitamku ini, aku bisa menjadikan membunuh sebagai hobiku.
    Mungkin saja ini adalah efek kepribadian ku yang telah meningkat ke level yang lebih tinggi. Sekarang pun di pikiranku sudah tidak ada lagi yang namanya rasa untuk melindungi seseorang. Dan rasanya ingin sekali ku menghancurkan seseorang. Terlalu gelap hingga ku tak bisa pergi dari sini dengan mudah. Cahaya ku hanya satu, Yaitu dia saja. Tetapi mengkinkah aku bisa mempercayakan cahaya kepadanya? mungkin tidak? mungkin iya. Karena salah satu penyebab ku begini adalah dia, dan sekarang pun aku mungkin tidak akan merasakan rasa kemanusiaan yang selalu dibanggakan orang-orang

Rabu, 10 September 2014

Puisi : Angin

Angin

Berhembus dengan lembut
Menyejukkan hati
Menghilangkan kerisauan
Menghilangkan jenuh

Berhembus di sekitar kota
Seperti memberitahukan sesuatu
Yang menyebabkan kerisauan hati
Yang menyebabkan jenuh

Angin membawa ketenangan
Tetapi kini angin telah hilang
Menggambarkan suasana hati ini
Menjelaskan kerinduan masa lalu
Yang kini hilang ditiup angin

Selasa, 09 September 2014

Angin

      Siang ini ku duduk di teras surau, kupandangi sekelilingku hanya ada lalu lalang orang-orang sehabis solat. Angin menerpa kencang. Mensejukkan diri, menenangkan diri, menghilangkan jenuh sesaat. Tetapi angin juga membawa hal yang buruk seperti bencana dan menambah musuh. Tetapi lini yang kualami berbeda, karena bidadari cantikku dengan langkah lucunya yang khas berjalan ke arahku tetapi hanya melewatiku karena ia punya urusan dengan guru yang ada dibelakangku. Ku dengarkan tiap kata yang terucap, ingin sekali aku mengucapkan kata yang indah. Tetapi yang bisa terucap hanya kata-kata yang dapat membuat dia marah padaku bila dia tak paham dengan maksud kata-kata ku.
       Aku hanya termenung diterpa angin, tak ada yang dapat kulakukan. Semua jadi serba salah, hingga yang kini bisa kulakukan hanya diam dan dengarkan. Ingin sekali kujaga ia selalu hingga waktunya tiba dia menjadi utuh milikku. Takkan rela bila sampai kulihat ada yang menyentuhnya dengan tangan kotor. Tetapi selain dia, ada satu perempuan yang membuatku tertarik sejak kami kelas X SMA di sekolah X di  Jakarta. Ia mungkin terlihat tomboy tetapi dibalik itu ia punya sesuatu yang special dan tak dimiliki orang lain, Yaitu Aura Supranatural Biru Muda yang sangat terkenal jarang ada yang memilikinya. Tetapi hubungan kami hanya sebatas kawan saja, karena yang ingin aku miliki adalah AS saja dan tidak ada lagi.
      Ibarat keseimbangan, dia adalah yang-ku dan diriku adalah yin. Selain itu daipuny memiliki sesuatu yang tak dimiliki orang lain yaitu ketulusan. Karena  ia adalah separuh jiwaku yang berharga dan angin putih ku yang tak tergantikan

Rabu, 06 Agustus 2014

Teman

      
         Apa sebenarnya arti teman ? apakah orang yang selalu di sampingmu ? Apakah orang yang ada disaat ia membutuhkanmu ? atau orang yang selalu menemani mu disaat apapun tanpa mempermasalahkan mu kekuranganmu dan melengkapinya? Mungkin itulah jawaban yang sering kita cari, karena banyak orang yang berteman hanya untuk memanfaatkan temannya saja, dan tak jarang yang jikalau temannya itu sudah tidak memiliki apa-apa mereka mungkin akan meninggalkannya begitu saja bak sampah yang sudah tak terpakai.
        Tapi Pertanyaannya adalah "Apakah kalian membutuhkan teman?", "Teman seperti apa yang kalian butuhkan?", "kayakah?", "terpandangkah?", atau mungkin orang yang sangat populer, atau bisa saja orang yang pintar untuk kau manfaatkan ilmunya untuk dirimu sendiri, Mungkin diantara kalian pun tidak ada yang mengerti arti teman sesungguhnya. Banyak orang yang mengaku berteman, tetapi sebenarnya mereka hanya menggunakan topeng untuk menutupi wajah asli mereka. Kebanyakan hanya kebohongan yang mereka tunjukkan. Banyak tipe teman yang ada didunia, ada yang tukang memanfaatkan temannya, ada juga yang berteman karena ada tujuan dibalik semua itu, ada yang benar-benar serius berteman dan menjadi sahabat.           Tetapi dimana ada hal yang bagus, semua itu tidaklah abadi. Begitupun dengan teman, karena itulah kita perlu memilih teman, jangan sampai yang kita dapat adalah orang yang dalam bahasa kasarnya adalah busuk dan hanya menggunakan topeng, bahkan musisi indonesia pun sampai membuat lagunya yaitu  "Topeng Sahabat", mungkin ungkapannya lebih tepatnya yang saya maksud adalah "Topeng Kebusukan". Karena susahnya mencari teman yang idel untuk kita, begitupun juga dengan musuh, kita tidak perlu mencari pun mudah sekali menemukannya. Karena tidak semua manusia memiliki satu fikiran dan rasa suka. Jadi didunia yang penuh dengan rasa benci ini kita harus mempunyai teman yang benar-benar pantas untuk kita, dan bila kau seorang Pscycopat mungkin kau akan melindungi teman mu walaupun harus membunuh orang yang melukainya.

Senin, 30 Juni 2014

My Final Exam In Pare Access

Assalamualaikum,
Morning Friends
I want to introduce my self
My name is Hendra Saputra
You can call me Hendra or Ryuzaki
I was born in Jakarta on 20th october 1997
I live at Jl. Petir utama Rt.10/Rw.03
I want be a gamers and accounting

If  You want to my house
From access center, we must to go to train station with mini bus at 07.00 o’clock and untill we arrived to the station,
We waited the train untill 09.30 am and then we arrived in jakarta at 23.00 pm,
And we picked up with kopaja and we go to MAN 12 jakarta,
From MAN 12 I would be go home with public car or my father picked me up at school,
Maybe I’ll be arrived at my home at 00.00 am.

Special time in my life
First,when I was born on 20th october 1997
Second,when I lose PBSC on 10th November 2013

Special person
First, My Mother because her maybe I’ll be here today
Second, My Best Friend because he always beside me everyday
Third, My GrandFather because he always proteck me when I have problem in my family
Fourth, My Girl Friend because she can manage me to be good person

That’s all



Minggu, 29 Juni 2014

Bak Air Hujan

    Hujan deras melanda kota jakarta, ku hanya bisa menatapnya dari jendela kaca mobil ini. Terlintas digambaran benakku, sebuah kota entah dmn yang bermandikan hujan darah usai perang antar suku di daerah tak dikenal.
Aku membayangkan hal itu terjadi di kotaku, mungkin akan terjadi sebuah kekacauan dan tak satupun orang bisa menghntikannya. Mungkin bayanganku tidak akan pernah terjadi, karena kotaku sangat damai. Butuh sesuatu yang besar untuk menyulutkan api perang dan kekacauan.
      Mungkin seharusnya aku tidak memikirkan hal-hal yang tidak-tidak, karena mungkin suatu hari nanti hal ini terjadi dan tak ada yang tau kapan akan terjadi. Karena manusia tidak ada yang bisa memprediksi dengan tepat. Karena kita masih memiliki banyak kekurangan dan tak mungkin untuk mencapai tingkatan sempurna. Mungkin itu yang akan menjadi alasan utama manusia untuk mencari kesempurnaan diri lewat belajar hal yang dilarang.
     Bak air hujan yang akan berhenti pada waktunya. Manusia juga memiliki batasan dan waktu yang tidak cukup untuk melakukan sesuatu yang bagus selama hidupnya. Mungkin bila hujan bisa abadi, mungkin manusia juga akan abadi. Itupun tergantung kehendak-Nya, bila Ia menghendakinya mungkin bumi akan penuh dengan air dan manusia akan seperti perumpamaan sebut tenggelam didalam genangan air.
      Bak air hujan. Tak akan ada yang mengetahui kapan berhentinya dan kapan akan deras lagi. Seperti halnya manusia yang tak akan tahu kapankah waktunya didunia habis dan apakah esok masih bisa bernafas dan menghirup udara segar dan kebebasan.
Dan ada juga manusia yang ingin membantah hal itu, dengan menciptakan sebuah film yang mungkin sebagian kalian tahu. Film itu menggambarkan sebuah keinginan manusia bahkan bisa dikatakan itu keinginan utama tetapi bila hal itu terjadi akan banyak ketidak adilan antar manusia.
    Karena manusia akan berlomba-lomba mencari keabadian, dan mungkin itulah hayalan terbodoh manusia. Yaitu, bisa melihat sisa umur mereka bak melihat waktu di jam tangan, tetapi yang terlihat adalah hitungan mundur dan bila waktunya habis maka matilah mereka bak serangan jantung.

     Maka beruntungnya kita yang hidup dengan peraturan pencipta yang maha adil dan kita pun bisa mengikuti aturannya dan mengikuti alur yang telah ada.

Sabtu, 14 Juni 2014

Isi Hati

Jujur aja rasanya udah gak karuan, meledak, dan butuh pelampiasan. udah gak ada sesuatu yang sehat dipikiran gw, yang ada hanya pelampiasaan dan melampiaskan. gw sendiri juga gak ngerti tentang tubuh gw sendiri, mungkin bisa saja gw melukai teman gw sendiri atau mencabut nyawanya. tapi hal itu harus ditahan, karena tugas gw sebagai pencabut belum dimulai. karena perjalanan gw masih lama dan belum ada orang yang mengajari gw cara mengendalikan ini.
kini yang mungkin gw butuh adalah seseorang yang bisa mengendalikanku dengan halus, mungkin seorang wanita yang akan selalu setia disampingku yang kubutuhkan. tetapi mencarinya teramat susah karena perkembangan zaman yang mebuatku jenuh dan membuatku berfikir mungkin harus ada sedikit pengurangan jumlah manusia dan teknologi di dunia. 
bisa saja di masa depan kelak ada segerombolan manusia yang dipilih untuk mengurangi orang yang merusak bumi dan menyisakan manusia berguna yang akan memhuat bumi menjadi lebih baik. tetapi hal inila yang membuat gw ga tahan sama sekali. mungkin penyebab rasa benci yang kuat ini adalah sekelompak orang yang sering merendahkanku dan suatu hari nanti akan kubalas semua yang dilakukannya kepadaku. menurutku sungguh beruntung orang yang tidak ikut dalam study tour kali ini, karena mereka tidak akan tahu selamat atau tidaknya nyawanya. dan jika aku jadi mereka, aku pasti sadar dan menjaga sikapnya kepadaku, but bila mereka tidak demikian aku mungkin bisa saja mencabut nyawa mereka dengan tangan iblisku ini, dan sebagai seorang shinigami mungkin aku akan tertawa puas

Kamis, 12 Juni 2014

Melepas Status Jomblo (Real Version)

  Sebut saja namaku Rangga, dari SD aku pun senang bermain game hingga lupa belajar dan yang ada di kepalaku hanyalah game. Perkembangan game memang sangat semakin pesat dan aku selalu mengikuti perubahan tren game dari waktu ke waktu. Dan yang paling kuingat game console pertamaku adalah Playstation 2, dan game yang sering aku mainkan adalah game bergenre kekerasan dan petualangan. Sampai saat waktu aku masuk SMP barulah terdengar tentang Game Online, sebuah game FPS aku tidak bisa menyebukannya, sewaktu SMP pun selain game aku penasaran dengan yang namanya pacaran. Hingga suatu hari dengan dekat seorang perempuan bernama sebut saja namanya Yani, aku mengenal dia sangat dekat dan saat aku ingin mencoba menembaknya temanku sebut saja namanya Rendi dan Yusuf mengatakan padaku agar tidak jadian dengan Yani karena menurut mereka Yani itu matre.  Dan memang yang dikatakan mereka pun benar dan menyelamatkanku dari kematrean Yani. Tetapi sebenarnya ada motif tertentu dari Yusuf, karena dia sebenarnya ingin memacari Yani. Setelah itu aku mendengar mereka jadian dari Rend, walaupun aku sempat menganggap Yusuf munafik tapi pikiran itu pun perlahan hilang dan kami berteman lagi. Dan tak kusangka waktu cepat berlalu, akupun masuk SMA Negeri. Pada saat MOS aku menyukai seorang perempuan bernama Anisa, orang yang menjadi ketua kelompok pada saat MOS. Tapi sebelum aku mengenal Anisa aku mengenal Susi pada saat tes Masuk SMA, dia adalah perempuan yang selalu memperhatikan aku walalu aku tidak pernah mempedulikannya.Dan tibalah saat aku masuk ke kelas IX, aku menyukai perempuan bernama Nadia, dia adalah anak kelas IX IPA 1. Tapi menurutku dia membenciku atau apalah, karena kulihat dia begitu tidak menyukaiku tapi aku tidak menyerah, aku selalu memberi perhatian secara tidak langsung melalui jejaring sosial. Dan hal itupun nyaris membuatku malu karena, ada seorang temanku yang memiliki mulut bawel mengejekku. Realitanya adalah temanku ini sebut saja namanya Bancet pernah menembak Nadia dan ditolak. Motifnya adalah agar Nadia menjauh dariku.Tetepi setelah selesai Lomba tepatnya malam sebelum lomba, aku sangat dekat dengan seorang perempuan, dia adalah adik kelasku bernama Rima Septiana. Kami berdua sering diejek cinlok oleh yang lainnya. Dan saat aku ingin memPrint coverku, diapun ikut denganku mencari Foto copy didekat situ. Kami berjalan dan sedikit mengobrol disepanjang jalan, bisa dibilang mungkin itulah kencan pertama kami yang tak terduga.Aku pun mulai suka dengannya, dan yang kudengar dia juga menyukaiku tetapi aku tidak terlalu pede,  karena aku tidak mau kecewa. perlahan-lahan akupun melupakan perasaanku terhadap Nadia dan terus mendekati Rina. Aku berencana menembaknya pada hari sabut tanggal 14/06/2014.Itupun bila aku memiliki cukup keberanian untuk menembaknya.Tetapi aku berharap dia bisa menerimaku, dan menerima segala kekuranganku yang akan segera aku tutupi dengan usaha. Aku berharap dia adalah yang terakhir untukku, aku ingin bersamanya selamanya.


Melapas Kejombloan

Namaku Rangga sekarang aku adalah seorang murid SMA Negri didaerahku. Cerita ini sebenarnya nyaris persis seperti cerita tentang diriku.
Saat itu adalah tes masuk sekolah negeri itu, hari itu adalah hari sabtu, dan merupakan tes gelombang ketiga. Pada saat Tes  aku diperhatikan oleh seorang anak perempuan bernama Yani, dan sepertinya(bukan kegeeran ya Mina) dia dan temannya membahasku dan menurut perkiraanku dia menyukaiku. Dan berlanjut ketika MOS, seorang gadis berkacamata memperhatikanku dan berasal dari SMP yang sama dengan Yani, sebut saja namanya Rina, menurutku dia lumayan cantik dan dari segi penampilannya dia adalah seorang gadis yang pintar dan mungkin akan mengambil jurusan IPA, dan tebakanku pun benar. berlanjut ketika aku memasuki kelas IX, ketika aku memberanikan diri mengajukan diri untuk mengikuti lomba karya tulis. Saat itu aku menyukai seorang perempuan bernama Nadia, tetapi menurutku Nadia tidak menyukaiku dan malah ingin menjauh dariku. Dan tiba saat dimana semua orang di sekolah mendengar kemenanganku dalam lomba, dan hal itupun membuat sikap Nadia berubah, tetapi tidak denganku aku sudah tidak memiliki perasaan dengannya. Karena kejadian dirumah pembina saat itu yang telah mengalihkan perasaanku ke adik kelasku bernama Anisa Septiana, kami berdua diejek cinlok  di rumah pembina kami. Dan kami pun sampai pergi berduaan mencari tempat Print untuk mengeprint cover makalah kami. Sepanjang jalan mungkin bila ada orang yang mengenalku mengira dia adalah kekasihku, dan mungkin itu adalah sebuah kencan pertama kami yang tidak terduga. Setelah semester aku memiliki rencana ingin menembaknya, karena kami berdua memang sama sama saling suka. Dan aku ingin menjadikannya sebagai yang terakhir dan aku dia akan selalu bersama selamanya.

(Failed Version, Because the real stories was deleted whem i upload a pitcure)

Sabtu, 07 Juni 2014

Mimpi : Accident

        Ku lihat disekelilingku, ku dapati sebuah selang infus terpasang di lengan sebelah kiri ku. Aku pun tak ingat apa yang telah terjadi, lalu kulihat ada seseorang yang kukenal terbaring di ruangan sebelah tempat tidurku. Aku pun begitu terpukul melihat dia, kekasihku masih tak sadarkan diri. Aku langsung mengingat kejadian yang terjadi sebelum aku dan pacarku terbaring di rumah sakit. 
         Sebut saja namaku zaki, seingatku sebelum aku terbaring di rumah sakit.  Aku dan pacarku (sebut saja Ira) sedang pergi ke suatu Mall yang cukup terkenal di jakarta. Malam kejadian itu pada saat malam minggu. Kami diserang segerombolan bandit yang ingin merampok dan membawa kabur mobilku. 
"Woy buka pintu mobilnya, kalau tidak gw pecahin kaca mobil lo sekalian sama kepala lo itu" Bentak Bandit pertama.
aku langsung segera keluar dari mobil dan berpesan kepada pacarku agar langsung mengunci pintu dan memanggil polisi
"ira sayang, kamu disini saja ya, biar aku saja yang melawan bandit brengsek ini" Aku berkata, "tapi mas kalau kamu kenapa-napa gimana, aku takut, aku ga mau kehilangan kamu zaki" balas ira, "tenang saja ra kalau aku kenapa-napa kamu langsung telfon polisi dan kunci pintu mobil" berkata aku dengan penuh keyakinan, "baiklah kamu hati-hati ya aa" jawab ira.
aku pun langsung keluar dari mobil dan membawa katana ku. langsung saja aku bergerak dengan brutal mengayunkan katanaku.

"sial bos ni anak udah gila maenin pedangnya" berkata bandit pertama, "tenang aje tu anak ga bisa berantem kita keroyok aje, kita bunuh, ambil uang, mobil, dan kita perkosa saja pacarnya, lagian ga jelek jelek amat pacanya" berkata si bos bandit.
"apa lo bilang mau nyoba ngebunuh gw lo, ayo sini lo semua maju, ngeroyok juga ga apa -apa" tantang aku, "Lo banyak gaya tong, beneran kita bunuh lo trus gw ambil harta lo" teriak bandit 2.
"ayo sini maju gw ga takut" tantang aku. 

tiba-tiba dari belakang sebuah balok kayu besar nyaris menghantam leherku, tetapi karena aku sudah reflek dalam seni bela diri kayu itupu terpotong menjadi 2 dan memotong jari-jari si bandit yang memegang balok kayu dan dia pun berteriak"Ttttttiiiiiiiiddddaaaakkkk...... jariku kepotong".
"masih mau lanjut, sebenarnya gw ngincer kepala lo, tapi meleset" ledek aku percaya diri, "jangan ngeremih gw lo tong cewek lo bisa kita-kita jadiin mainan juga nih" pancing bos bandit. 

sementara didalam mobil pacarku langsung menghubungi polisi.
"Halo pak, Tolong saya, saya dan teman saya dirampok oleh sekelompok bandit". "Lokasinya dimana de?", "di jalan teratai putih dekat kuburan pak", "Baiklah de kami akan segera kesana".

Melihat pacarku menelpon, seketika bos bandit itupun langsung membobol keamanan mobilku, aku pun dengan segera ingin menolong kekasihku, tetapi sayang sebuah balok besar mengenai punggungku akupun langsung tak sadarkan diri. pacarku pun langsung ketakutan dan bos bandit berhasil merusak kaca mobilku dan menyeret pacarku keluar. aku tak kuasa melihat pacarku dipukuli oleh para bandit hingga hampir mau ditelanjangi, aku pun tak berdaya dan tidak bisa bergerak.
tetapi kemudian untungnya sebelum hal yang tak kuinginkan terjadi, polisi pun langsung mengepung para bandit dan langsung menangkap semuanya. aku pun lega lalu kami pun ditolong dan langsung dibawa keruma sakit.

Sesaat kemudian pacarku sudah sadar, dan aku pun dengan penuh penyesalan meminta maaf kepadanya.
"ra aku minta maaf karena aku udah jadi orang yang ga guna, ga bisa ngelindungin kamu". "gak apa-apa ki, aku ga diapa-apain kok, kan pas aku mau diperkosa polisi langsung datang, jadi kamu tenang aja ya". "apa kamu terluka ra?", "gak kok ki aku gak apa-apa harusnya kamu pikirin punggung kamu yang kena balok tadi ki", "gak ra, rasa sakit ini ga sebanding dengan jika aku gagal menjaga kamu,"

dengan tersipu malu pun ira berkata "kamu janji ya ngejagain aku", "ya ra, aku janji ga bakal bikin kamu terluka lebih dari ini" jawab aku,

Rabu, 30 April 2014

Mimpi: Menjelajah kuil panzoma

"aw...."Teriak aku, begitu tersadar sudah terjatuh dari kasur. Akupun kembali mengingat mimpiku semalam, mimpi yang mengerikan. Bila ku ingat-ingat kembali, mungkin itu adalah mimpi yang paling mengerikan yang pernah kudapati.
(Di dalam mimpi)
"ah.. benda apa itu" terkejut aku ketka melihat sebuah kayu oak berbentuk aneh. "mungkin itu sebuah tongkat" balas temanku, "ini bukan benda biasa, kau harus hati-hati mungkin itu benda yang ada hubungannya dengan kuil kuno itu" jawab aku. "hahaha... kau masih saja percaya dengan takhayul kawan, ini jaman modern bro, yang namanya kutukan sudah tidak ada lagi di jaman ini" balas temanku. Namaku adalah bobby memang aku pernah berfikir ingin menjadi seorang penjelajah tapi tak disangka kalau akan terjadi didalam mimpiku ini, dan temanku ini namanya adalah jack, kami berdua tersesat dihutan ini sudah berhari-hari dan akhirnya menemukan sebuah kuil aneh dan tak pernah di cantumkan dalam sejarah. Walaupun hanya didalam mimpi rasanya seperti kenyataan, dan anehnya aku yang tidak pernah mengerti huruf huruf kuno tiba-tiba bisa membaca tulisan yang terukir didalam tongkat aneh yang kami berdua temukan, didalam tongkat itu tertulis sebuah kata-kata yang aku percayai sebuah kutukan, karena tulisannya itu berkata" Menjauhlah kalian dari kuil itu jika tidak kalian, keluarga kalian dan keturunan kalian akan menerima penyakit kutukan yang tak akan pernah bisa dicabut kecuali kalian mengembalikan tongkat ini ke kuil Panzoma". Ketika aku membaca tulisan didalam tongkat temanku seraya menyimak dan mempelajari kata-kata didalam tongkat itu dan tiba-tiba dia berkata"Baiklah, lebih baik kita segera mencari kuil panzoma", aku pun menentangnya "jangan lebih baik kita mencari petunjuk terlebih dahulu, karena kita tidak akan tau apa yang akan kita temui dikuil itu" , temanku membalas "Baiklah, tetepi kita harus segera kekuil minimal keteras kuil dan membangun tenda disanabila tidak cepat kita bisa diserang binatang buas". Ketika kami sedang menuju kuil tak terduga kami diserang oleh sekelompok suku pedalaman, "Siapa kalian?" aku bertanya, "Kami adaalah suku pedalaman asli hutan ini, kami adalah suku panzoma" jawab salah satu diantara mereka yang kuyakini pasti pimpinan mereka, "Mengapa kalian menyerang kami?"tanya aku, "Kami mencurigai gerak gerik kalian yang mencurigakan, karena kalian memegang benda keramat suku kami yang telah lama hilang" jawab pimpinan mereka, "Tongkat ini yang kalian cari?Kami menemukannya tertancap didalam sebuah pohon"jawab aku reflek, "Jika kalian berbohong kami akan mengeksekusi kalian, aku akan mengantar kalian ke raja" jawab pimpinan pasukan mereka, ketika kami sudah sampai perkemahan meraka, aku melihat seorang pria berbadan tegak yang sedang duduk disebuah batang kayu pohon besar,"Siapa mereka yang kau bawa, jean?" tanya raja, "Aku baru saja membawa seorang penyusup yang sedang menyusup hutan kita dan telah mencuri benda keramat kuil panzoma yang mulia" jawab jean(pimpinan pasukan). "kami kemari tidak berniat jahat, hanya saja....."jawab aku dan tiba-tiba dipotong oleh jean, "hanya saja ingin mengambil tongkat pusaka bukan" Bentak jean, "Tidak kami malah ingin mengembalikan tongkat ini kekuil" jawab aku segera, "Oh ini adalah tongkat sihir turun temurun kami yang sudah lama hilang, dimana kalian menemukannya?" tanya sang raja, "temanku yang menemukannya didalam sebuah pohon tua yang mulia"jawab aku, "Apakah kalian ingin mengembalikan tongkat itu kedalam kuil disana? jika iya aku sangat berterima kasih dan aku juga ingin memberitahu, didalam kuil itu banyak sekali jebakan jika kalian salah langkah maka kalian akan tenggelam kedasar bumi dan mati" jawab sang raja, "bagaimanapun kami tidak ingin kutukan itu aktif yang mulia" jawab temanku ini yang dari tadi hanya diam dan tiba-tiba dia berbiacara,"Bailklah mari ikut aku kekuil, kami akan membuka jebakan di teras kuil" jawab raja.
Ketika sampai didepan kuil, "cepat lepas kutukannya diteras ini"Perintah raja, Tiba-tiba keluar banyak ular dan kalajengking keluar dari sebuah lubang. "Untung saja kita tidak langsung pergi keteras kuil, kalau tidak jadi apa kita nanti"bisik temanku, "Untungnya tuhan masih sayang dengan kita, bila tidak kita sudah jadi santapan ular berbisa itu"jawab aku. "Ini aku berikan peta jalur keruang penyimpanan tongkat sihir itu jangan sampai salah ambil jalan disana terdapat banyak jebakan berbahaya"berkata sang raja tersebut, "Terima kasih yang mulia" balas aku. Kami memasuki hutan dan mengikuti jalan yang sesuai dengan dipeta dan akhirnya kami sampai di sebuah ruangan penuh dengan emas dan disana ada sebuah tempat khusus yang sesuai dengan tongkat itu, ketika aku sudah mengembalikan tongkat itu ketempatnya tiba-tiba terdengar suara "terima kasih telah mengembalikan tongkat ini, sekarang pergilah jangan bawa apa-apa dari sini atau kalian akan tetelan kedalam perut bumi"perintah suara misterius itu, tetepi temanku malah mengambil beberapa emas didalam kuil itu dan penghuni kuil itu murka dan kami terjatuh kesebuah lubang besar yang dibawahnya terlihat seperti neraka, banyak sekali api bergejolak yang siap menghanguskan kami. "Kenapa kalian tidak mendengar perintahku, Rasakan!!!" teriak suara itu,
"aaaaaaaaaaaa... Ternyata aku hanya bermimpi dan terjatuh dari kasur.

Sabtu, 26 April 2014

Pukul 00.00 tengah malam

Namaku Joushua. Malam itu adalah malam akhir pekan, biasanya aku tidak pernah bisa tidur padahal besok aku akan ikut bimbel disekolah. Jam menunjukkan pukul 2 dan suara suara binatang malam dan makhluk malam bergelegar seolah ingin diperhatikan. karena tidak bisa tidur akupun mengambil remot yang dipegang ayahku yang sedang tertidur pulas dan mengganti channel. tadinya niat ku ingin mencari film komedi dan tak sadar aku menyetel sebuah film horor tentang pembunuhan berantai, detik demi detik aku terus menlihat berbagai pembunuhan yang dilakukan oleh tokoh utama dalam film itu sampai tak sadar hari pun semakin pagi. Walaupun ada sesuatu yang janggal dibenakku, pada saat melihat jam aku terkejut, kenapa masih pukul 00.00 bukannya pukul 04.00. aku pun berlari keatas menuju kamarku, dan sebelum masuk kamar aku terkejut melihat banyak sekali darah berceceran dilantai,aku pun langsung berlari kearah kamar adikku dan ku melihat ada sesuatu digantung diatas dan saat aku menyalakan lampu. aku kaget karena yang digantung itu adalah mayat adikku dan dibawahnya ada seseorang yang sedang duduk. Ku hampiri dan ketika ku melihat ada yang sangat familiar dimataku yaitu pisau belati yang sedang digenggamnya persis sekali dengan tokoh utama dalam film yang barusan ku tonton. sontak aku langsung berlari dan sipembunuh berantai mengejar ku, lalu aku pergi ke dapur dan segera mengambil 2 pisau yang tertancap disela lemari. serangan demi serangan dilancarkan dan diantara kami berdua pun punyal luka sabetan pisau. sambil terus menyerang akupun mengingat-ingat apa yang bisa membunuhnya, lalu akupun tersadar segera aku mencari kayu ditaman rumahku, dan melemparkan pisau yang dikanan kiri ku ke dadanya. Tetapi meleset, karena memang aku tak bernian melemparnya untuk membunuh pembunuh berantai itu, karena aku hanya menggunakannya sebagai pengalih perhatian, setelah balok kayu itu aku ambil. Akupun langsung mengayunkannya kearah pembunuh berantai itu yang baru kuingat namanya siska, yaitu seorang pendendam karena kedua orangtuanya dihabisi perambpok saat masih kecil. hhyyuungg .... balok kayu itupun langsung mengenai kepalanya dan langsung hancur seketika. dan ku melihat waktu sudah berjala lagi lalu aku mengecek adikku, dan ternyata itu hanya sebuah ilusi. dan adikku baik baik saja lalu  akupun pergi tidur karena aku mau bimbel besok pagi

Senin, 21 April 2014

Suasana sekolah

Jam menunjukan pukul tujuh kelas ku yang tadinya ramai sehabis pementasan drama pun menjadi hening, karena guru bahasa indonesia ku akan mengadakan kuis untuk mendapat nilai tambahan. mungkin hanya aku orang yang berada di kelas dan mengabaikan kuis itu, karena menurut ku kuis adalah suatu cara pengambilan nilai yang kuran adil. karena tidak semua anak yang kebagian menjawab, dan ada juga anak yang sangat rakus bila menjawab soal itu. sambil memerhatikan kelas ku yang ramai ketika soal di tayangkan dilayar projektor aku hanya menontoni temanku yang sedang berebut menjawab, yang terpikirkan oleh ku adalah mereka seperti seekor itik yang sedang berebut sepotong roti, mungkin karena aku tidak senang dengan salah satu temanku sebut saja namanya susan dialah anak yang menurutku sok jago dalam menjawab pertanyaan malah pernah beberapa kali dia menanyakan sesuatu yang sudah jelas dan sudah diterangkan guruku. pada saat pelajaran bahasa indonesia ini mungkin dia sedang mencari perhatian kepada guruku, tapi guruku sebenarnya sudah menydari kecaperan dia kepada guru bahasa ku itu. Bila kita ketahui diantara guru guru yang ada disekolah kalian hanya perlu waspada dengan guru bahasa indonesia, apalagi guruku itu sangat hebat dalam menyembunyikan ekspresi wajahnya yang asli.
Bel menandakan jam ke 9 dan ke 10 berbunyi saat pelajaran sejarah dimulai, aku yang sudah sedari tadi mengeluarkan buku sejarahku dan mengira kalau guruku tidak masuk kelas dengan malasnya aku melepas sepatuku dan menaikan kakiku diatas bangku teman sebangku, mungkin yang akan terpikirkan oleh kalian, Mengapa teman sebangku ku tidak marah karena teman sebangku itu tidak mau cari masalah denganku. dan tak terpikirkan kalau guru sejarahku masuk kelas, aku pun terkejut dan segera meletakan kaki ku ke bawah dan mengenakan sapetuku lagi. Dan sesuatu yang membuat ku sangat bosan kembali terjadi, saat pelajaran sejarah guruku mengadakan kuis untungnya aku tidak disertakan dalam kuis karena aku harus menyelesaikan tugas merangkum Bab 3, karena tidak ada yang memberitahukan kalau ada tugas, karena sebelum liburan UN yang kukerjakan disekolah adalah membuat karya tulis yang akan aku bawa pada tanggal 7 april untuk lomba, dan kukira lomba itu diadakan tanggal 7, dan ternyata lomba diadakan pada tanggal 24-25 mei, aku mengetahui itu dari share-an temanku di salah satu jejaring sosial(Facebook), yang pertama terpikir olehku mungkin itu hoak yang dibuat buat. tapi itulah kebenarannya.
sekarang pun aku harus segera menuntaskan tugasku yang menumpuk, yang setahuku aku hanya ketinggalan ulangan ekonomi, pada jam pertama tadi guru ekonomiku dan juga wali kelas ku pun masuk hanya untuk memarahi temanku yang punya masalah dan setelah selesai kamipun belajar dan aku meminta ulangan susulan dan tak terkira ulanganku lama-lama bisa tidak akan jadi karena bisa saja diundur terus menerus. dan sekarang aku harus menunggu hari rabu untuk ulangan susulan.
disekolah nilaiku yang paling menonjol hanya di tiga mata pelajaran yakni: ekonomi akutansi, bahasa inggris dan TIK. aku sengaja mengasah kemampuanku dipelajaran ini karena aku akan mempraktekan apa yang ada dipelajaran, ontohnya bahasa inggris karena aku ingin sekali bekerja di perusahaan asing sebagai akuntan penasehat dan TIK akan kugunakan untuk memasukkan data.

Dan mungkin aku terlalu pajang lebar menceritakan apa saja yang terjadi disekolahku, karena jam dindingku menunjukkan pukul 07.15. karena banyak kerjaan lain yang harus aku lakukan

Minggu, 13 April 2014

13/04/2014

Dalam blog ini mungkin hanya berisi unek-unek dan imajinasi berlebihan gw,

Dari kemaren sampe sekarang gw ga tau harus ngapain pas baca status wanita yang gw  suka, 
entah bahagia kah atau sedih kah, yang jelas gw blm ngerti. Malah akibat statusnya itu gw jadi stress sendiri
maka dari itu gw dah ga mau yang namanya ngebuka jejaring sosial. Menurut gw banyak orang yang lebay yang menulis isi hatinya di media sosial, mungkin ga da pikiran. karna media sosial itu kan di baca banyak orang, daripada ke media sosial mendingan ke blog kita curhatnya.
ditahun gw nulis blog ini, banyak orang orang atau anak anak dibawah umur yang senang pergaulan bebas. d daerah gw banyak yang seperti itu dan anehnya orang tuanya ga melarang sedikitpun. kan daripda keluyuran ga jelas mendingan nge-GAME  aja, hehehe. maklum gw ini gamer yang suka main game dan mengkritik atau bahasa halusnya menghina lah. tapi pergaulan di warnet jangan sampai membuat kita terpengaruh, khususnya bagi pelajar SMP yang sering gw liat merokok diwarnet sedangkan yang anak kuliahan saja tidak ada yang merokok. tapi, untungnya gw orang yang ga gampang kena pengaruh. malah kata guru wali kelas gw, kalau misalnya gw duduk sebangku sama genderuwo ga malah ngaruh ama gw, hahahaha. kan nyaris dikira gw anak setan kali, hahaha