Senin, 21 April 2014

Suasana sekolah

Jam menunjukan pukul tujuh kelas ku yang tadinya ramai sehabis pementasan drama pun menjadi hening, karena guru bahasa indonesia ku akan mengadakan kuis untuk mendapat nilai tambahan. mungkin hanya aku orang yang berada di kelas dan mengabaikan kuis itu, karena menurut ku kuis adalah suatu cara pengambilan nilai yang kuran adil. karena tidak semua anak yang kebagian menjawab, dan ada juga anak yang sangat rakus bila menjawab soal itu. sambil memerhatikan kelas ku yang ramai ketika soal di tayangkan dilayar projektor aku hanya menontoni temanku yang sedang berebut menjawab, yang terpikirkan oleh ku adalah mereka seperti seekor itik yang sedang berebut sepotong roti, mungkin karena aku tidak senang dengan salah satu temanku sebut saja namanya susan dialah anak yang menurutku sok jago dalam menjawab pertanyaan malah pernah beberapa kali dia menanyakan sesuatu yang sudah jelas dan sudah diterangkan guruku. pada saat pelajaran bahasa indonesia ini mungkin dia sedang mencari perhatian kepada guruku, tapi guruku sebenarnya sudah menydari kecaperan dia kepada guru bahasa ku itu. Bila kita ketahui diantara guru guru yang ada disekolah kalian hanya perlu waspada dengan guru bahasa indonesia, apalagi guruku itu sangat hebat dalam menyembunyikan ekspresi wajahnya yang asli.
Bel menandakan jam ke 9 dan ke 10 berbunyi saat pelajaran sejarah dimulai, aku yang sudah sedari tadi mengeluarkan buku sejarahku dan mengira kalau guruku tidak masuk kelas dengan malasnya aku melepas sepatuku dan menaikan kakiku diatas bangku teman sebangku, mungkin yang akan terpikirkan oleh kalian, Mengapa teman sebangku ku tidak marah karena teman sebangku itu tidak mau cari masalah denganku. dan tak terpikirkan kalau guru sejarahku masuk kelas, aku pun terkejut dan segera meletakan kaki ku ke bawah dan mengenakan sapetuku lagi. Dan sesuatu yang membuat ku sangat bosan kembali terjadi, saat pelajaran sejarah guruku mengadakan kuis untungnya aku tidak disertakan dalam kuis karena aku harus menyelesaikan tugas merangkum Bab 3, karena tidak ada yang memberitahukan kalau ada tugas, karena sebelum liburan UN yang kukerjakan disekolah adalah membuat karya tulis yang akan aku bawa pada tanggal 7 april untuk lomba, dan kukira lomba itu diadakan tanggal 7, dan ternyata lomba diadakan pada tanggal 24-25 mei, aku mengetahui itu dari share-an temanku di salah satu jejaring sosial(Facebook), yang pertama terpikir olehku mungkin itu hoak yang dibuat buat. tapi itulah kebenarannya.
sekarang pun aku harus segera menuntaskan tugasku yang menumpuk, yang setahuku aku hanya ketinggalan ulangan ekonomi, pada jam pertama tadi guru ekonomiku dan juga wali kelas ku pun masuk hanya untuk memarahi temanku yang punya masalah dan setelah selesai kamipun belajar dan aku meminta ulangan susulan dan tak terkira ulanganku lama-lama bisa tidak akan jadi karena bisa saja diundur terus menerus. dan sekarang aku harus menunggu hari rabu untuk ulangan susulan.
disekolah nilaiku yang paling menonjol hanya di tiga mata pelajaran yakni: ekonomi akutansi, bahasa inggris dan TIK. aku sengaja mengasah kemampuanku dipelajaran ini karena aku akan mempraktekan apa yang ada dipelajaran, ontohnya bahasa inggris karena aku ingin sekali bekerja di perusahaan asing sebagai akuntan penasehat dan TIK akan kugunakan untuk memasukkan data.

Dan mungkin aku terlalu pajang lebar menceritakan apa saja yang terjadi disekolahku, karena jam dindingku menunjukkan pukul 07.15. karena banyak kerjaan lain yang harus aku lakukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar