Senin, 30 Juni 2014

My Final Exam In Pare Access

Assalamualaikum,
Morning Friends
I want to introduce my self
My name is Hendra Saputra
You can call me Hendra or Ryuzaki
I was born in Jakarta on 20th october 1997
I live at Jl. Petir utama Rt.10/Rw.03
I want be a gamers and accounting

If  You want to my house
From access center, we must to go to train station with mini bus at 07.00 o’clock and untill we arrived to the station,
We waited the train untill 09.30 am and then we arrived in jakarta at 23.00 pm,
And we picked up with kopaja and we go to MAN 12 jakarta,
From MAN 12 I would be go home with public car or my father picked me up at school,
Maybe I’ll be arrived at my home at 00.00 am.

Special time in my life
First,when I was born on 20th october 1997
Second,when I lose PBSC on 10th November 2013

Special person
First, My Mother because her maybe I’ll be here today
Second, My Best Friend because he always beside me everyday
Third, My GrandFather because he always proteck me when I have problem in my family
Fourth, My Girl Friend because she can manage me to be good person

That’s all



Minggu, 29 Juni 2014

Bak Air Hujan

    Hujan deras melanda kota jakarta, ku hanya bisa menatapnya dari jendela kaca mobil ini. Terlintas digambaran benakku, sebuah kota entah dmn yang bermandikan hujan darah usai perang antar suku di daerah tak dikenal.
Aku membayangkan hal itu terjadi di kotaku, mungkin akan terjadi sebuah kekacauan dan tak satupun orang bisa menghntikannya. Mungkin bayanganku tidak akan pernah terjadi, karena kotaku sangat damai. Butuh sesuatu yang besar untuk menyulutkan api perang dan kekacauan.
      Mungkin seharusnya aku tidak memikirkan hal-hal yang tidak-tidak, karena mungkin suatu hari nanti hal ini terjadi dan tak ada yang tau kapan akan terjadi. Karena manusia tidak ada yang bisa memprediksi dengan tepat. Karena kita masih memiliki banyak kekurangan dan tak mungkin untuk mencapai tingkatan sempurna. Mungkin itu yang akan menjadi alasan utama manusia untuk mencari kesempurnaan diri lewat belajar hal yang dilarang.
     Bak air hujan yang akan berhenti pada waktunya. Manusia juga memiliki batasan dan waktu yang tidak cukup untuk melakukan sesuatu yang bagus selama hidupnya. Mungkin bila hujan bisa abadi, mungkin manusia juga akan abadi. Itupun tergantung kehendak-Nya, bila Ia menghendakinya mungkin bumi akan penuh dengan air dan manusia akan seperti perumpamaan sebut tenggelam didalam genangan air.
      Bak air hujan. Tak akan ada yang mengetahui kapan berhentinya dan kapan akan deras lagi. Seperti halnya manusia yang tak akan tahu kapankah waktunya didunia habis dan apakah esok masih bisa bernafas dan menghirup udara segar dan kebebasan.
Dan ada juga manusia yang ingin membantah hal itu, dengan menciptakan sebuah film yang mungkin sebagian kalian tahu. Film itu menggambarkan sebuah keinginan manusia bahkan bisa dikatakan itu keinginan utama tetapi bila hal itu terjadi akan banyak ketidak adilan antar manusia.
    Karena manusia akan berlomba-lomba mencari keabadian, dan mungkin itulah hayalan terbodoh manusia. Yaitu, bisa melihat sisa umur mereka bak melihat waktu di jam tangan, tetapi yang terlihat adalah hitungan mundur dan bila waktunya habis maka matilah mereka bak serangan jantung.

     Maka beruntungnya kita yang hidup dengan peraturan pencipta yang maha adil dan kita pun bisa mengikuti aturannya dan mengikuti alur yang telah ada.

Sabtu, 14 Juni 2014

Isi Hati

Jujur aja rasanya udah gak karuan, meledak, dan butuh pelampiasan. udah gak ada sesuatu yang sehat dipikiran gw, yang ada hanya pelampiasaan dan melampiaskan. gw sendiri juga gak ngerti tentang tubuh gw sendiri, mungkin bisa saja gw melukai teman gw sendiri atau mencabut nyawanya. tapi hal itu harus ditahan, karena tugas gw sebagai pencabut belum dimulai. karena perjalanan gw masih lama dan belum ada orang yang mengajari gw cara mengendalikan ini.
kini yang mungkin gw butuh adalah seseorang yang bisa mengendalikanku dengan halus, mungkin seorang wanita yang akan selalu setia disampingku yang kubutuhkan. tetapi mencarinya teramat susah karena perkembangan zaman yang mebuatku jenuh dan membuatku berfikir mungkin harus ada sedikit pengurangan jumlah manusia dan teknologi di dunia. 
bisa saja di masa depan kelak ada segerombolan manusia yang dipilih untuk mengurangi orang yang merusak bumi dan menyisakan manusia berguna yang akan memhuat bumi menjadi lebih baik. tetapi hal inila yang membuat gw ga tahan sama sekali. mungkin penyebab rasa benci yang kuat ini adalah sekelompak orang yang sering merendahkanku dan suatu hari nanti akan kubalas semua yang dilakukannya kepadaku. menurutku sungguh beruntung orang yang tidak ikut dalam study tour kali ini, karena mereka tidak akan tahu selamat atau tidaknya nyawanya. dan jika aku jadi mereka, aku pasti sadar dan menjaga sikapnya kepadaku, but bila mereka tidak demikian aku mungkin bisa saja mencabut nyawa mereka dengan tangan iblisku ini, dan sebagai seorang shinigami mungkin aku akan tertawa puas

Kamis, 12 Juni 2014

Melepas Status Jomblo (Real Version)

  Sebut saja namaku Rangga, dari SD aku pun senang bermain game hingga lupa belajar dan yang ada di kepalaku hanyalah game. Perkembangan game memang sangat semakin pesat dan aku selalu mengikuti perubahan tren game dari waktu ke waktu. Dan yang paling kuingat game console pertamaku adalah Playstation 2, dan game yang sering aku mainkan adalah game bergenre kekerasan dan petualangan. Sampai saat waktu aku masuk SMP barulah terdengar tentang Game Online, sebuah game FPS aku tidak bisa menyebukannya, sewaktu SMP pun selain game aku penasaran dengan yang namanya pacaran. Hingga suatu hari dengan dekat seorang perempuan bernama sebut saja namanya Yani, aku mengenal dia sangat dekat dan saat aku ingin mencoba menembaknya temanku sebut saja namanya Rendi dan Yusuf mengatakan padaku agar tidak jadian dengan Yani karena menurut mereka Yani itu matre.  Dan memang yang dikatakan mereka pun benar dan menyelamatkanku dari kematrean Yani. Tetapi sebenarnya ada motif tertentu dari Yusuf, karena dia sebenarnya ingin memacari Yani. Setelah itu aku mendengar mereka jadian dari Rend, walaupun aku sempat menganggap Yusuf munafik tapi pikiran itu pun perlahan hilang dan kami berteman lagi. Dan tak kusangka waktu cepat berlalu, akupun masuk SMA Negeri. Pada saat MOS aku menyukai seorang perempuan bernama Anisa, orang yang menjadi ketua kelompok pada saat MOS. Tapi sebelum aku mengenal Anisa aku mengenal Susi pada saat tes Masuk SMA, dia adalah perempuan yang selalu memperhatikan aku walalu aku tidak pernah mempedulikannya.Dan tibalah saat aku masuk ke kelas IX, aku menyukai perempuan bernama Nadia, dia adalah anak kelas IX IPA 1. Tapi menurutku dia membenciku atau apalah, karena kulihat dia begitu tidak menyukaiku tapi aku tidak menyerah, aku selalu memberi perhatian secara tidak langsung melalui jejaring sosial. Dan hal itupun nyaris membuatku malu karena, ada seorang temanku yang memiliki mulut bawel mengejekku. Realitanya adalah temanku ini sebut saja namanya Bancet pernah menembak Nadia dan ditolak. Motifnya adalah agar Nadia menjauh dariku.Tetepi setelah selesai Lomba tepatnya malam sebelum lomba, aku sangat dekat dengan seorang perempuan, dia adalah adik kelasku bernama Rima Septiana. Kami berdua sering diejek cinlok oleh yang lainnya. Dan saat aku ingin memPrint coverku, diapun ikut denganku mencari Foto copy didekat situ. Kami berjalan dan sedikit mengobrol disepanjang jalan, bisa dibilang mungkin itulah kencan pertama kami yang tak terduga.Aku pun mulai suka dengannya, dan yang kudengar dia juga menyukaiku tetapi aku tidak terlalu pede,  karena aku tidak mau kecewa. perlahan-lahan akupun melupakan perasaanku terhadap Nadia dan terus mendekati Rina. Aku berencana menembaknya pada hari sabut tanggal 14/06/2014.Itupun bila aku memiliki cukup keberanian untuk menembaknya.Tetapi aku berharap dia bisa menerimaku, dan menerima segala kekuranganku yang akan segera aku tutupi dengan usaha. Aku berharap dia adalah yang terakhir untukku, aku ingin bersamanya selamanya.


Melapas Kejombloan

Namaku Rangga sekarang aku adalah seorang murid SMA Negri didaerahku. Cerita ini sebenarnya nyaris persis seperti cerita tentang diriku.
Saat itu adalah tes masuk sekolah negeri itu, hari itu adalah hari sabtu, dan merupakan tes gelombang ketiga. Pada saat Tes  aku diperhatikan oleh seorang anak perempuan bernama Yani, dan sepertinya(bukan kegeeran ya Mina) dia dan temannya membahasku dan menurut perkiraanku dia menyukaiku. Dan berlanjut ketika MOS, seorang gadis berkacamata memperhatikanku dan berasal dari SMP yang sama dengan Yani, sebut saja namanya Rina, menurutku dia lumayan cantik dan dari segi penampilannya dia adalah seorang gadis yang pintar dan mungkin akan mengambil jurusan IPA, dan tebakanku pun benar. berlanjut ketika aku memasuki kelas IX, ketika aku memberanikan diri mengajukan diri untuk mengikuti lomba karya tulis. Saat itu aku menyukai seorang perempuan bernama Nadia, tetapi menurutku Nadia tidak menyukaiku dan malah ingin menjauh dariku. Dan tiba saat dimana semua orang di sekolah mendengar kemenanganku dalam lomba, dan hal itupun membuat sikap Nadia berubah, tetapi tidak denganku aku sudah tidak memiliki perasaan dengannya. Karena kejadian dirumah pembina saat itu yang telah mengalihkan perasaanku ke adik kelasku bernama Anisa Septiana, kami berdua diejek cinlok  di rumah pembina kami. Dan kami pun sampai pergi berduaan mencari tempat Print untuk mengeprint cover makalah kami. Sepanjang jalan mungkin bila ada orang yang mengenalku mengira dia adalah kekasihku, dan mungkin itu adalah sebuah kencan pertama kami yang tidak terduga. Setelah semester aku memiliki rencana ingin menembaknya, karena kami berdua memang sama sama saling suka. Dan aku ingin menjadikannya sebagai yang terakhir dan aku dia akan selalu bersama selamanya.

(Failed Version, Because the real stories was deleted whem i upload a pitcure)

Sabtu, 07 Juni 2014

Mimpi : Accident

        Ku lihat disekelilingku, ku dapati sebuah selang infus terpasang di lengan sebelah kiri ku. Aku pun tak ingat apa yang telah terjadi, lalu kulihat ada seseorang yang kukenal terbaring di ruangan sebelah tempat tidurku. Aku pun begitu terpukul melihat dia, kekasihku masih tak sadarkan diri. Aku langsung mengingat kejadian yang terjadi sebelum aku dan pacarku terbaring di rumah sakit. 
         Sebut saja namaku zaki, seingatku sebelum aku terbaring di rumah sakit.  Aku dan pacarku (sebut saja Ira) sedang pergi ke suatu Mall yang cukup terkenal di jakarta. Malam kejadian itu pada saat malam minggu. Kami diserang segerombolan bandit yang ingin merampok dan membawa kabur mobilku. 
"Woy buka pintu mobilnya, kalau tidak gw pecahin kaca mobil lo sekalian sama kepala lo itu" Bentak Bandit pertama.
aku langsung segera keluar dari mobil dan berpesan kepada pacarku agar langsung mengunci pintu dan memanggil polisi
"ira sayang, kamu disini saja ya, biar aku saja yang melawan bandit brengsek ini" Aku berkata, "tapi mas kalau kamu kenapa-napa gimana, aku takut, aku ga mau kehilangan kamu zaki" balas ira, "tenang saja ra kalau aku kenapa-napa kamu langsung telfon polisi dan kunci pintu mobil" berkata aku dengan penuh keyakinan, "baiklah kamu hati-hati ya aa" jawab ira.
aku pun langsung keluar dari mobil dan membawa katana ku. langsung saja aku bergerak dengan brutal mengayunkan katanaku.

"sial bos ni anak udah gila maenin pedangnya" berkata bandit pertama, "tenang aje tu anak ga bisa berantem kita keroyok aje, kita bunuh, ambil uang, mobil, dan kita perkosa saja pacarnya, lagian ga jelek jelek amat pacanya" berkata si bos bandit.
"apa lo bilang mau nyoba ngebunuh gw lo, ayo sini lo semua maju, ngeroyok juga ga apa -apa" tantang aku, "Lo banyak gaya tong, beneran kita bunuh lo trus gw ambil harta lo" teriak bandit 2.
"ayo sini maju gw ga takut" tantang aku. 

tiba-tiba dari belakang sebuah balok kayu besar nyaris menghantam leherku, tetapi karena aku sudah reflek dalam seni bela diri kayu itupu terpotong menjadi 2 dan memotong jari-jari si bandit yang memegang balok kayu dan dia pun berteriak"Ttttttiiiiiiiiddddaaaakkkk...... jariku kepotong".
"masih mau lanjut, sebenarnya gw ngincer kepala lo, tapi meleset" ledek aku percaya diri, "jangan ngeremih gw lo tong cewek lo bisa kita-kita jadiin mainan juga nih" pancing bos bandit. 

sementara didalam mobil pacarku langsung menghubungi polisi.
"Halo pak, Tolong saya, saya dan teman saya dirampok oleh sekelompok bandit". "Lokasinya dimana de?", "di jalan teratai putih dekat kuburan pak", "Baiklah de kami akan segera kesana".

Melihat pacarku menelpon, seketika bos bandit itupun langsung membobol keamanan mobilku, aku pun dengan segera ingin menolong kekasihku, tetapi sayang sebuah balok besar mengenai punggungku akupun langsung tak sadarkan diri. pacarku pun langsung ketakutan dan bos bandit berhasil merusak kaca mobilku dan menyeret pacarku keluar. aku tak kuasa melihat pacarku dipukuli oleh para bandit hingga hampir mau ditelanjangi, aku pun tak berdaya dan tidak bisa bergerak.
tetapi kemudian untungnya sebelum hal yang tak kuinginkan terjadi, polisi pun langsung mengepung para bandit dan langsung menangkap semuanya. aku pun lega lalu kami pun ditolong dan langsung dibawa keruma sakit.

Sesaat kemudian pacarku sudah sadar, dan aku pun dengan penuh penyesalan meminta maaf kepadanya.
"ra aku minta maaf karena aku udah jadi orang yang ga guna, ga bisa ngelindungin kamu". "gak apa-apa ki, aku ga diapa-apain kok, kan pas aku mau diperkosa polisi langsung datang, jadi kamu tenang aja ya". "apa kamu terluka ra?", "gak kok ki aku gak apa-apa harusnya kamu pikirin punggung kamu yang kena balok tadi ki", "gak ra, rasa sakit ini ga sebanding dengan jika aku gagal menjaga kamu,"

dengan tersipu malu pun ira berkata "kamu janji ya ngejagain aku", "ya ra, aku janji ga bakal bikin kamu terluka lebih dari ini" jawab aku,